PEMBERDAYAAN BUAH SALAK DI TENGAH PANDEMI COVID-19 MASYARAKAT SITINJAK, TAPANULI SELATAN

Sitinjak tidak hanya terkenal dengan kekayaan wisata alamnya, tetapi juga komoditas agribisnisnya yaitu salak. Pada dasarnya, salak memiliki kandungan zat gizi, vitamin C, serat dan fitonutrien yang membantu program diet.

Covid-19 ini memiliki efek yang signifikan terhadap perekonomian, salah satunya perekonomian di Sitinjak Tapanuli Selatan. Karna pada dasarnya masyarakat di Sitinjak ini adalah petani salak. Maka dari itu, saya memiliki inisiatif untuk menyadarkan masyarakat bahwa buah salak ini salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian.

Kenapa saya mengatakan hal tersebut? Karna buah salak ini dapat diolah dalam bentuk berbagai olahan. Contohnya, kopi salak, keripik salak, dodol salak, manisan salak, sirup salak, dan lain-lain. Dan tanpa dipungkiri itu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Sitinjak.

Selain itu, cara untuk terhindar dari virus Corona yaitu dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh dapat ditingkatkan dengan makan makanan dengan gizi seimbang dan konsumsi buah dan sayur dengan kandungan vitamin C untuk meningkatkan imun tubuh. Buah salak kaya akan vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAWULA MUDA SEBAGAI AGENT OF CHANGE DI TENGAH PANDEMI COVID-19